BAGAIMANA CARA MENENTUKAN HARGA DAN NILAI SUATU PRODUK DAN JASA?

 Prolog

Beberapa waktu lalu, ada berita heboh dari kota budaya Yogyakarta yang viral di dunia maya. Seorang wisatawan mengeluh tentang betapa mahalnya harga satu porsi nasi dengan lauk pecel lele, mencapai Rp 37.000,00. Berita itu segera mendapat beragam komentar dari berbagai penjuru. Pemerintah Kota Yogya, perkumpulan pedagang di jalan legendaris, Malioboro ikut bereaksi. Tulisan ini tidak berpretensi membuat situasi dan suasana tambah gaduh, tidak bermaksud menilai benar - salah, pantas / wajar atau tidak. Tulisan ini bertujuan memberi sudut pandang atau perspektif yang jarang dieksplorasi. Berupaya memberi pemahaman tentang cara menentukan harga dan nilai suatu produk dan jasa.


Konsep Harga dan Nilai

Harga adalah konsep yang selalu digunakan dalam transaksi jual beli, sewa, pertukaran sumber alam ( materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman ). Harga adalah hasil konversi besaran kuantitas, bobot kualitas, hasil kesepakatan / negosiasi antara para pihak yang ikut bertransaksi, pada satu ruang dan waktu tertentu. Nilai adalah persepsi seseorang atau kelompok orang yang dibentuk oleh pengetahuan, pengalaman tentang manfaat / kegunaan sesuatu atau apa saja bagi seseorang / sekelompok orang.

Harga bersifat lebih konkrit, lebih mudah dikuantifikasi dan dikonversi dengan uang atau apa saja yang disepakati oleh para pihak. Sementara nilai bersifat lebih abstrak, lebih sulit dikuantifikasi dan lebih sulit dikonversi dengan uang atau apa saja. Nilai sesuatu benda tidak sama bagi setiap orang, tergantung pada persepsi, pengetahuan, pengalaman, dan relasi emosional seseorang dengan benda tersebut.

Walaupun ditemukan kesulitan dalam menetapkan harga, terlebih lagi nilai suatu benda, ada beberapa parameter yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Parameter yang digunakan mungkin masih dapat dan perlu diperdebatkan untuk menyempurnakannya. Parameter yang dapat digunakan untuk menetapkan harga sesuatu yaitu :

1. Bentuk

Bentuk adalah parameter yang paling mudah dilihat, diukur, digambarkan. Bentuk yang rumit dapat dijadikan indikasi besarnya energi, materi dan waktu yang dicurahkan untuk menghasilkan bentukan rumit dibandingkan bentukan sederhana. Bentuk rumit akan lebih dihargai lebih tinggi dari bentuk sederhana. Pada contoh ilustrasi di bagian prolog yang diperbincangkan adalah makanan. Makanan tidak hanya berfungsi sebagai input materi, energi yang diperlukan oleh tubuh dalam proses metabolisme, tetapi juga mengandung unsur unsur lain seperti estetika, sarana interaksi sosial, elemen ritual kepercayaan tertentu. Bahan bahan baku yang digunakan dapat dibentuk dengan cita rasa seni, sehingga menghasilkan bentuk bernilai estetika. Bentuk dapat dijadikan faktor pembeda dalam menetapkan harga suatu makanan / masakan.

2. Struktur

Analisis parameter bentuk akan membuka peluang untuk memahami parameter struktur. Kembali melanjutkan contoh pada makanan, bentuk yang rumit akan menghasilkan struktur yang rumit. Bentuk rumit suatu produk, terutama yang diproduksi dalam jumlah besar, pasti dihasilkan oleh suatu sistem produksi yang memiliki struktur yang rumit. Untuk menghasilkan makanan dengan bentuk rumit, bercita rasa seni, dibutuhkan organisasi yang terstruktur rapi. Produk makanan diolah dari bahan berkualitas tinggi, teknologi peralatan yang canggih, diramu oleh chef berskill tinggi, dihidangkan di wadah yang mewah, eksklusif, ruangan yang tertata rapi, berdekorasi indah, dilengkapi alat pengatur suhu sejuk, dilengkapi dengan alunan  musik lembut dari sistem audio berkualitas tinggi dan dilayani oleh barisan wanita muda cantik, tinggi semampai, berbusana anggun. Dengan struktur yang rumit dan tertata rapi, harga suatu makanan sudah melonjak tinggi.

3.Proses

Analisis struktur akan membuka peluang untuk memahami parameter proses produksi suatu barang, dalam pembahasan ini adalah makanan agar tampak konsistensi struktur berpikir yang sistematis logis. Struktur yang rumit, biasanya dihasilkan oleh proses yang juga rumit, detail, teliti. Suatu makanan atau minuman yang bercita rasa tinggi dihasilkan dari serangkaian prosedur proses yang baku terstandarisasi. Agar tidak terjadi kesalahan dalam proses, dibuat suatu sistem algoritma dalam bentuk yang disebut Standard Operasional Prosedur ( SOP ). Untuk menghasilkan sepotong ayam goreng produk suatu merk terkenal, dimasak dalam panci baja anti karat bertekanan tinggi, kemudian digoreng dalam wajan baja anti karat, dengan suhu 170 °C, selama 17 menit. Urutan proses dan setiap detail proses tidak boleh dilanggar. Setiap pelanggaran akan menghasilkan produk cacat ( defect ), dan akan menurunkan mutu produk dan itu berarti akan menurunkan harga produk. Minuman kopi panas yang dihasilkan oleh produsen terkenal dihasilkan dari proses yang luar biasa rumit. Mulai dari proses pemilihan biji kopi yang seragam bentuk dan berat per butir, proses penjemuran, proses penggongsengan ( roast ), berikut bentuk, ukuran diameter peralatannya, cara penggongsengan,arah putaran adukan, frekuensi adukan, durasi penggongsengan, proses dan alat penggilingan biji kopi, proses dan peralatan penyeduhan, tempratur air seduhan, perbandingan antara massa air dengan bubuk kopi, dan berbagai proses lain yang rumit. Banyak orang tidak mengerti mengapa harga produk yang dianggap sederhana sangat mahal. Analisis proses menunjukkan harga mahal itu sangat pantas. Rumusan SOP dihasilkan melalui kerja keras bermandikan peluh, biaya besar, eksperimen ribuan kali selama bertahun tahun. Hasilnya adalah secangkir minuman kopi dengan harga berpuluh kali lipat dari harga barang sejenis di tempat lain. Minuman kopi tersebut mampu memberikan sensasi berbeda ketika dinikmati dengan cara yang sesuai.

4. Fungsi

 Hasil anslisis proses, membuka peluang untuk memahami parameter fungsi.  Seperti sudah disebut di atas, selain memiliki fungsi organik, makanan dan minuman juga memiliki fungsi fungsi estetika, sarana sarana pergaulan, ritual kepercayaan, negosiasi bisnis, penyelesaian konflik dan sebagainya. Makanan dan minuman berkualitas tinggi dan berharga mahal memiliki multi fungsi yang lebih beraneka ragam. Parameter fungsi dapat berperan dalam menentukan harga suatu makanan / minuman.

5. Simbol

Setelah berhasil mengungkap parameter fungsi, maka terbuka peluang untuk memahami parameter simbol. Makanan yang memiliki kandungan parameter parameter di atas dapat dijadikan simbol ( icon ) bagi seseorang, kelompok orang, daerah / wilayah tertentu. Melalui makanan, para pembuatnya dapat berkomunikasi dengan para audiens untuk menyampaikan pesan pesan yang tersurat maupun tersirat. Suatu makanan yang memiliki 5 parameter di atas layak  mendapat predikat adiboga,dan layak pula mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Bentuk apresiasi tersebut adalah kerelaan / kesediaan membayar dengan harga mahal. 

Setelah memaparkan parameter untuk menetapkan harga, tiba waktunya untuk menelaah parameter dalam menentukan nilai suatu produk dan jasa. Adapun parameter yang dapat digunakan adalah :

1. Keaslian

Barang asli dihasilkan oleh pembuatnya dengan penuh gagasan, emosi, skill tinggi. Goresan alat digerakkan dengan tenaga terukur, jejak kelenjar keringat pembuatnya menempel abadi pada karyanya. Dengan menyentuh benda tersebut, seolah olah kita menyentuh orang yang pernah hidup di bumi dengan masa hidup yang terpisah dengan kita oleh waktu ribuan tahun. Kelenjar keringat adalah unsur fisik tubuh otentik milik seseorang. Memegang sebuah karya seni dari seniman masa lalu, adalah sensasi luar biasa yang tidak mungkin dapat diperoleh dari benda tiruan, duplikat, imitasi. Oleh karena itu parameter keaslian harus mendapat tempat pertama sebagai parameter penilaian.

2. Keutuhan

Parameter berikutnya adalah keutuhan, karena benda yang utuh sempurna memiliki nilai lebih besar dari benda yang tidak utuh, rompal, retak, pecah, ataupun berupa fragmen. Keutuhan dapat menampilkan bentuk, kontur / lekuk dan warna asli, tanpa melalui upaya rekonstruksi yang berpotensi mengandung kekeliruan.

3. Kelangkaan

Suatu benda disebut langka, kalau jumlahnya sedikit. Sesuai dengan hukum kelangkaan, barang langka sulit diperoleh. Dibutuhkan upaya ekstra keras yang menuntut pengeluaran biaya, tenaga yang besar dan waktu yang lama untuk mendapatkannya. Barang langka diburu orang untuk melengkapi koleksi, menambah variasi jenis kekayaan khasanah peradaban. Barang langka jelas lebih bernilai dari barang yang tidak langka. Kelangkaan dapat menjadi ciri pembeda yang menunjukkan kekhasan suatu kelompok atau daerah.

4. Konteks

Suatu benda jarang berdiri sendiri, lepas dari konteksnya. Benda yang masih memiliki konteks yang teridentifikasi dinilai lebih tinggi dari benda yang sudah kehilangan konteksnya. Konteks suatu benda dapat terkait dengan peristiwa besar dan penting, terkait dengan tokoh penting, pelaku sejarah. Substansi konteks dapat digantikan oleh kumpulan informasi otentik yang tersimpan di dalam arsip / catatan yang masih dapat dibaca yang menjelaskan relasi suatu benda dengan konteksnya.


Sikap Fair Play Dalam Bertransaksi

Agar suatu transaksi berlangsung mulus, memuaskan para pihak, mutlak diperlukan sikap fair play dari semua pihak yang terlibat. Fair play mengandung makna bahwa setiap transaksi harus berlandaskan kejujuran, keterbukaan, keadilan. Salah satu bentuk fair play adalah membentangkan seluruh informasi dasar tentang benda, produk, jasa, termasuk harga. Akan lebih baik jika informasi itu selain bersifat verbal, juga bersifat visual ( disertai gambar, foto ). Jika semua informasi sudah disampaikan dan ke dua pihak sepakat untuk bertransaksi, maka dapat dipastikan tidak akan ada pihak yang merasa dikecewakan, disakiti, ditipu. Kekecewaan tidak hanya terjadi pada transaksi bernilai besar. Kejadian yang disinggung pada bagian prolog, adalah transaksi kecil, tetapi menimbulkan kekecewaan pada salah satu pihak. Jika kekecewaan itu terjadi pada transaksi besar, dapat menimbulkan trauma, kemarahan dan sakit hati pada pihak yang merasa ditipu. 


Epilog

Semua uraian di atas menunjukkan bahwa nilai nilai dasar yang bersifat universal, seperti kejujuran, keterbukaan dan keadilan sangat diperlukan dalam semua aspek kehidupan. Mengabaikan nilai nilai itu akan merusak sendi sendi peradaban. Di masa lalu, kekecewaan, kepedihan, kemarahan disampaikan lewat mulut, di masa kini, tidak hanya mulut, jari jari tangan ikut beraksi. Akibatnya sungguh dahsyat, bukan hanya pihak yang bersangkutan yang terkena akibat buruk, tetapi juga ribuan orang lain yang tidak berdosa dan tidak tahu apa apa dalam radius wilayah luas akan terkena dampak. Para pihak yang akan bertransaksi juga harus memiliki pengetahuan yang dapat diandalkan tentang tata cara menetapkan harga dan nilai suatu barang dan jasa. Ilmu pengetahuan dapat membantu orang untuk menjalani hidup bahagia secara terhormat dan bermartabat.









Comments

Popular Posts